Kontradiksi
Kita seperti dua kutub berbeda yang saling menarik, memaksa menyatu. Padahal jelas pasti, kita tidak bisa satu. Kita seperti dua manusia yang ingin mendekap, Tapi tertahan karena ego telah memerangkap. Kau merangkul, Aku balas merengkuh. Kau menggenggam, Aku semakin mengeratkan. Barangkali kita memang saling menyamankan, Meleburkan rasa sayang dalam pelukan, Mengujarkan perasaan kasih dalam kumpulan aksara Dan membagikan cinta dalam afeksi tak terkira. Semesta membiarkan kita sebagai entitas yang saling menopang, Tapi takdir tak membiarkan kita saling bersemayam. − enviedesolitary